Bab Lima Puluh Satu: Tiga Kali Membantah Hakim! Kamu Masih Mau Menggugat Hakim?
"Sidang ditunda, perkara ini akan dilanjutkan sebentar lagi!"
Semakin dipikir, Chen Qingquan semakin panik. Karena kebingungan, ia buru-buru mengucapkan kalimat itu dan langsung bangkit begitu selesai mengetuk palu.
Ia harus segera kembali ke ruang belakang untuk berunding mengenai tindakan apa yang harus diambil dalam menghadapi situasi ini!
"Sidang tidak boleh ditunda!"
Xu Youran langsung bangkit dan berkata dengan suara lantang, "Tidak ada dasar hukum yang membenarkan penundaan sidang pada saat seperti ini!"
Ia lalu melanjutkan dengan ekspresi sangat serius:
"Ada enam kondisi yang memperbolehkan penundaan sidang."
"Pertama, ketidakhadiran personel atau situasi darurat; kedua, masalah fisik atau emosional pada pihak yang berperkara, seperti pingsan atau gangguan mental yang membuat mereka tidak dapat memberikan keterangan secara normal."
"Ketiga, kebutuhan akan tambahan bahan bukti, atau adanya bukti baru yang perlu diverifikasi; keempat, gangguan teknis yang memengaruhi persidangan."
"Kelima, pemeliharaan ketertiban dan penyesuaian prosedur, misalnya pengunjung sidang membuat keributan dan mengganggu jalannya persidangan sehingga petugas pengadilan harus membersihkan dan menertibkan ruangan, atau ditemukan bahwa kasus tersebut melibatkan rahasia dagang sehingga sidang harus dilangsungkan secara tertutup."
"Keenam, munculnya sengketa hukum secara mendadak di tengah persidangan!"
"Klien saya pertama, tidak absen; kedua, tidak memiliki masalah fisik maupun emosional; ketiga, bukti baru yang dikeluarkan oleh pihak rumah sakit sama sekali tidak bermasalah; keempat, peralatan teknis pengadilan berfungsi normal; kelima, tidak ada seorang pun yang membuat keributan di ruang sidang dan tidak ada rahasia dagang yang terlibat; dan keenam, sama sekali tidak menyangkut sengketa hukum."
"Oleh karena itu, Hakim, Anda tidak boleh menunda sidang ini!"
Pandangan tajam Xu Youran menghujam tepat ke arah Chen Qingquan yang langkah kakinya terhenti.
Pada saat ini, ia tampak seperti orang yang berbeda. Seluruh tubuhnya memancarkan aura profesional yang sangat kuat dan mengintimidasi.
Chen Qingquan dan Li Kaiming terpaku menatap Xu Youran yang memancarkan ketegasan dan kebenaran.
Barulah mereka berdua menyadari satu hal!
Gadis di hadapan mereka ini sangat menguasai bidang hukum, bahkan jauh lebih profesional daripada sebagian besar pengacara.
Dia sama sekali bukan sekadar pajangan!
Sialan, ini benar-benar gawat!
Dengan perasaan panik, Chen Qingquan menoleh ke arah Li Kaiming, namun ia mendapati Li Kaiming juga sedang menatapnya dengan ekspresi penuh kecemasan.
Suasana mulai memanas!
Serangan balik telah dimulai!
Di kursi pengunjung, para pasien yang menyaksikan penampilan Xu Youran langsung diliputi gelora semangat yang tinggi. Mereka merasa api di dalam dada mereka yang hampir padam, kini mendadak menyala kembali!
Pantas saja dia diam saja sedari tadi, rupanya dia sedang menunggu saat yang tepat seperti sekarang!
"Akhirnya perlawanan dimulai juga."
Xu Qi mengepalkan kedua tangannya karena diliputi rasa antusias.
Xu Shaohua yang sarafnya tegang sejak tadi akhirnya bisa bernapas lega. Ia tersenyum, lalu menyandarkan tubuhnya dengan santai di kursi.
"Hakim!"
Xu Youran belum berhenti. Ia melanjutkan, "Jika Anda bersikeras menunda sidang secara sepihak, saya akan segera mengajukan gugatan tata usaha negara terhadap seluruh majelis hakim yang hadir di persidangan ini!"
Apa?
Begitu ucapan itu terlontar, ruang sidang yang tadinya riuh mendadak menjadi senyap seketika.
Semua orang menatap Xu Youran dengan rasa terkejut.
Anda mau menggugat hakim?
Suasana di ruang sidang mulai terasa pelik. Chen Qingquan yang sudah kadung berdiri dengan posisi setengah memutar tubuhnya langsung membeku dalam kecanggungan—hendak melangkah pergi salah, hendak menetap pun serba salah.
Melihat tatapan Xu Youran yang begitu tegas dan tanpa keraguan,
Wajahnya berubah gelap gulita bagai hendak meneteskan air.
Selama bertahun-tahun menjadi hakim, baru kali ini ia bertemu dengan pengacara yang begitu berani menantangnya secara langsung di dalam persidangan. Yang lebih gila lagi, argumen pihak lawan didasarkan pada alasan yang logis, bukti yang kuat, serta pasal-pasal hukum yang jelas, sementara dirinya sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantahnya!
Menelan amarah yang membuncah di dadanya, ia menarik napas dalam-dalam lalu duduk kembali.
"Sidang dilanjutkan!"
Dengan mata menyipit, ia menatap tajam ke arah Xu Youran dan bertanya dengan nada mengancam, "Kuasa hukum, apakah masih ada hal yang ingin disampaikan?"
"Ada!"
Xu Youran tetap mempertahankan ekspresi seriusnya dan berkata dengan tenang, "Pertama: Saya meminta majelis hakim untuk menjatuhkan putusan di persidangan ini bahwa klien saya, Gu Yan, tidak bersalah. Selain itu, saya meminta pengadilan untuk mengusut tuntas satu hal!"
"Apakah laporan medis yang dipegang oleh Jaksa Penuntut Umum itu asli atau palsu!"
"Jika laporan medis tersebut terbukti palsu, itu berarti saksi Wang Youcai telah bersekongkol dengan saksi Wu Yao untuk melakukan pemalsuan secara sengaja guna menjebak klien saya, dan mereka harus segera diproses secara pidana!"
"Pada saat yang sama, pihak rumah sakit yang mengeluarkan surat keterangan medis tersebut serta kejaksaan yang tidak melakukan verifikasi bukti secara cermat dan mendetail juga harus dimintai pertanggungjawaban!"
Kalimat-kalimat tersebut bagaikan palu godam yang menghantam keras hati Li Kaiming dan Zhang Jinan.
Pukulan telak itu membuat dada mereka terasa sesak.
Xu Youran benar-benar mengincar mereka!
"Kedua, jika laporan medis yang dipegang oleh Jaksa Penuntut Umum terbukti asli, itu berarti telah terjadi kesalahan pada persidangan tingkat pertama. Oleh karena itu, saya mohon agar perkara ini segera dikembalikan untuk diadili ulang!"
"Penyampaian tambahan selesai. Mohon majelis hakim segera menjatuhkan putusan!"
Xu Youran menatap lurus ke arah Chen Qingquan.
"Baik."
Chen Qingquan sudah malas berdebat panjang lebar dengan Xu Youran. Dalam kepanikannya, ia mencari satu-satunya jalan keluar untuk mengakhiri kebuntuan ini, lalu berkata, "Saya nyatakan pemeriksaan persidangan selesai, pembacaan putusan ditunda!"
Selesai berkata demikian, ia hendak bangkit lagi dari duduknya.
"Hakim! Perkara ini tidak memenuhi ketentuan penundaan pembacaan putusan. Mohon Majelis Hakim menjatuhkan putusan hari ini juga di persidangan!"
Xu Youran kembali melayangkan sanggahan.
"Berdasarkan hukum yang berlaku, penundaan pembacaan putusan hanya dapat dilakukan dalam kondisi-kondisi berikut!"
"Pertama, perkara sangat rumit atau kekurangan alat bukti, serta rantai pembuktian yang belum lengkap sehingga memerlukan investigasi tambahan sesuai ketentuan hukum."
"Kedua, terjadi keadaan kahar atau hambatan prosedural yang membuat persidangan tidak dapat dilanjutkan, atau adanya anggota majelis hakim yang berhalangan hadir."
"Ketiga, adanya permohonan penundaan dari pihak yang berperkara."
"Keempat, perkara yang melibatkan anak di bawah umur atau prosedur khusus lainnya."
"Fakta-fakta dalam perkara ini sudah sangat jelas dan alat buktinya pun sudah mencukupi. Kondisi-kondisi tersebut sama sekali tidak terpenuhi di sini, dan perkara yang tidak berdampak pada penentuan berat ringannya hukuman sangat layak diputus langsung di persidangan!"
Begitu suara itu surut,
Seluruh ruang sidang bergemuruh.
Lagi-lagi dia melakukannya!
Ini adalah kedua kalinya ia melawan keputusan hakim secara terang-terangan.
Daya juang pengacara wanita ini benar-benar luar biasa!
Chen Qingquan menggertakkan giginya rapat-rapat. Seluruh wajahnya tampak menghitam menahan geram.
Ia sempat mencari tahu latar belakang Xu Youran dan mengetahui bahwa wanita itu berasal dari ibu kota serta terlahir dari keluarga praktisi hukum. Kendati demikian, di dunia advokasi, wanita itu seharusnya masih dianggap sebagai pendatang baru.
Namun, ia sama sekali tidak menyangka pengetahuan hukum wanita itu begitu mendalam!
Kini dirinya bagaikan ular yang titik kematiannya telah dicengkeram; di hadapan pasal-pasal hukum yang dibenturkan padanya, ia hanya bisa meronta tanpa daya untuk melawan.
"Pengadilan telah menerima usul dari kuasa hukum. Mengenai pemutusan perkara, saya akan membacakannya di persidangan, tetapi saat ini majelis hakim perlu berunding terlebih dahulu. Sidang diskors selama sepuluh menit! Kuasa hukum, apakah itu bisa diterima?"
Chen Qingquan menatap tajam ke arah Xu Youran.
"Fakta-fakta dalam perkara ini sudah sangat terang dan jelas, sama sekali tidak memerlukan perundingan lagi."
Xu Youran tetap tidak memberikan sedikit pun kelonggaran.
Ini adalah perlawanan ketiga kalinya terhadap hakim!
Para penonton di kursi pengunjung yang menyaksikan adegan itu merasa mata mereka berbinar-binar dan darah mereka berdesir panas.
"Saya bilang perlu, ya berarti perlu!"
Chen Qingquan yang sudah kehilangan kesabaran langsung mengetuk palu dengan wajah dingin dan mengumumkan, "Sidang akan dilanjutkan sepuluh menit lagi."
Usai berkata demikian, ia bangkit dari kursi dan meninggalkan ruang sidang.